Tanpa cinta Nya Aku tidak dapat berbuat apa-apa Dengan cinta Nya Tidak ada yang tidak dapat aku lakukan.... Without His love I can do nothing With His love there is nothing I cannot do.
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 April 2012
Mengenali Jenis Kerusakan Rem Mobil
Ada beberapa gejala yang bisa dijadikan patokan menurunnya kemampuan rem. Anda bisa mengetahuai hanya dengan merasakannya ketika mengemudi. Berikut ini tips mengenali jenis kerusakan mobil:
1. Getar. Saat diinjak terasa getaran pada pedal rem dan makin parah ketika ditekan pada kecepatan tinggi. Hal ini disebabkan oleh permukaan disc break atau tromol rem yang sudah tidak rata lagi. Penanganannya adalah dengan mencoba bubut cakram atau tromol. Biasanya pemapasan mulai dari ketebalan 0.5-1.5mm yang dianggap aman. Biaya bubut pun bervariasi antara Rp 100-300 ribu. Akan tetapi kalau kondisinya sudah parah atau goresannya sudah terlalu dalam, lebih baik mengganti komponennya.
2. Mbagel. Maksudnya adalah injakan terasa berat atau keras dan kadang mengeluarkan bunyi mendesis. Pada umumnya mobil moder sudah menggunakan booster untuk memperingan injakan pedal. kalu berat berarti permasalahan ada di bagian Booster.
3. Tidak Pakem. Gejalanya terkadang mobil anda ketika direm masih membutuhkan waktu berapa meter untuk berhenti.
Penyebabnya bisa karena kampas rem sudah tipis dan lapisan asbesnya sudah berkurang (Atasi dengan mengganti kampas rem dengan segera supaya piringan atau teromol tidak tergerus) atau piston rem yang sudah macet (selidiki setiap roda dan bagian mana saja yang sudah apkir)
4. Lari Kiri Atau Kanan. Hal ini disebabkan karena piston salah satu roda macet.
5. Rem Dalam. Hal ini disebabkan karena kampas rem sudah tipis
6. Rem Dikocok/Dipompa. Kemungkinan ada yang bocor sehingga minyak rem berkurang dan kemasukan angin. Coba cek kebocoran mulai dari master atas, slang sampai master bawah atau kaliper rem. Segera Anda perbaiki melalui langkah bleeding untuk mengeluarkan angin palsu
Label:
Otomotif
Kamis, 26 Januari 2012
Cara Jitu Atasi Rem Blong Saat Berkendara
TEMPO.CO, Jakarta -Rem blong alias rem tak pakem meski pedal rem telah diinjak hingga tingkat paling maksimal, masih menjadi penyebab kecelakaan paling utama selain kesalahan pengemudi, seperti mengantuk. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari kanvas rem yang telah tiris, piston rem yang aus, jumlah dan kualitas minyak rem yang menurun, selang yang bocor, hingga masalah di booster dan master rem.
Cara untuk mengantisipasi kejadian itu sebenarnya cukup mudah. Lakukan perawatan dan pengecekan komponen secara rutin. "Ganti komponen yang sudah menunjukkan tanda-tanda aus atau bermasalah, isi dan ganti minyak rem secara rutin," tutur Afendi Limantoro, penggiat keselamatan berkendara yang juga service advisor Lima Putra Motor, Serpong, Tangerang, saat dihubungi, Senin, 23 Januari 2012.
Namun, tak jarang orang lalai. Selain tak ada waktu, lupa kerap menjadi alasan mengapa mereka tak melakukan perawatan atau pengecekan peranti penunjang keamanan dan keselamatan berkendara tersebut. "Tetapi bila kejadian rem blong itu berlangsung di saat Anda engah melajum jangan panik," saran Afendi. Lantas langkah apa saja yang harus ditempuh?
Berikut tips dari Afendi :
1. Bila Anda sudah mulai merasakan rem tidak pakem setelah menginjak pedal rem, maka lakukan pengocokkan rem secepatnya. Caranya injak dan lepas pedal rem beberapa kali sambil mengurangi laju kecepatan mobil.
2. Setelah kecepatan berkurang segera pindahkan posisi gigi persneling dengan perlahan-lahan.Jangan lupa, memastikan jarak mobil Anda dengan kendaraan lain baik yang berada di depan maupun belakang masih dalam jarak yang aman.
3. Jika laju kendaraan sudah mulai berkurang segeralah menepikan kendaraan Anda. Pada saat itulah, Anda bisa menggunakan rem tangan untuk menghentikan mobil. Namun, cara itu harus Anda lakukan dengan perlahan. Bila Anda tak yakin laju kecepatan mobil belum memungkinkan, pindahlah posisi gigi persneling beberapa kali, hingga kecepatan berkurang.
Saat itulah Anda bisa menarik tuas rem tangan, tapi ingat harus hati-hati. "Bila tidak mobil akan tergelincir meleset ke samping. Tentu, itu sangat membahayakan Anda dan kendaraan lain," terang Afendi.
4. Langkah nomor ketiga itu bisa Anda lakukan jika jarak antara mobil yang Anda kemudikan dengan kendaraan lain masih dalam posisi jarak aman. Bila tidak, Anda harus melakukan langkah darurat menabrakkan mobil ke benda mati tetapi dengan risiko yang minim.
Caranya, tabrakan ban mobil ke pembatas jalan atau separator dengan posisi agak menyamping. "Jangan tegak lurus, karena mobil akan terpental," kata Afebdi.
Selain itu, dengan posisi tabrak menyamping, maka tingkat kerusakkan kendaraan juga lebih minim. Begitu pun dengan potensi risiko terluka yang mungkin Anda derita.
Label:
Otomotif
7 Langkah Penting Sebelum Pasang Converter Kit
TEMPO.CO , Jakarta:- Setidaknya ada 7 langkah penting sebelum memasang converter kit. Ketujuh langkah itu adalah:
1. Pastikan converter kit yang akan dipasang sesuai dengan kapasitas mesin. Disarankan agar berkonsultasi dengan ahli otomotif untuk melakukan program ulang Electronic Control Module atau Electronic Control Unit.
2. Penggunaan BBG memiliki risiko lebih tinggi ketimbang BBM. Pasalnya, karakter gas lebih kering ketimbang BBM. Dampaknya, ketika disemburkan ke ruang bakar mesin, pelumasan mesin berkurang.
3. Gunakan hanya converter kit yang memiliki sertifikat.
4. Berdasarkan pengalaman menangani sejumlah taksi, Suwadji menyarankan agar selang diganti saban bulan. Beberapa komponen lain yang rawan bermasalah adalah tabung gas, pipa gas, katup, safety valve control, serta selang converter.
5. Jangan pernah menggunakan komponen kelas II. Selalu gunakan komponen asli.
6. Pastikan petugas pemasang converter kit memiliki sertifikasi khusus dan terlatih.
7. Perhatikan pula apakah bengkel tempat Anda memasang converter memiliki detektor kebocoran gas. Pasalnya, kebocoran BBG lebih sulit dideteksi ketimbang BBM.
Label:
Otomotif
Selasa, 17 Januari 2012
Mengenal EXlink, Teknologi Mesin Honda Dengan Langkah Beda
Ini terobosan Honda yang bakal bikin dunia motor gempar. Mereka bikin mesin amat efisien mengisap bahan bakar. Namanya teknologi Extended Expansion Linkage Engine, disingkat EXlink.
Teknologi ini terinspirasi teori siklus mesin Atkinson yang dirilis 130 tahun lalu. Mesin 4 langkah EXlink terbilang unik. Karena, langkah tenaga (power stroke/PS) dan langkah pembunganan gas (exhust stroke/ES) menjadi lebih panjang 1,4 kali dari langkah isap (intake stroke/IS) dan langkah kompresi (compression stroke/CS).
Teknologi ini pakai 2 setang piston (connecting rod). Satu setang piston fungsinya normal. Ia menggerakkan piston naik-turun di silinder. Uniknya, setang ini terikat pada sumbu kruk-as pertama dan juga terhubung dengan setang lainnya yang disebut Swing Rod (SR). Penghubung setang pertama dengan SR adalah Trigonal Link (TL). Gerak setang piston kedua diatur kruk as kedua yang disebut Eccentric Shaft (ES).
Untuk lebih jelasnya, mekanisme EXlink ini diawali dari gerak ES. ES memutar SR. Lalu, SR menggerakkan TL. Karena bentuknya trigonal, hasilnya gerak setang piston pertama saat PS dan ES jadi lebih panjang dari saat IS dan CS.
Alhasil, proses pembakaran dan pembuangan pada mesin EXlink lebih sempurna dibanding mesin konvensional. Sebab, bahan bakar yang terisap ke ruang bakar akan habis terbakar dan terbuang bersih. Minusnya, dengan komponen tambahan tadi, gesekan di dalam ruang bakar jadi lebih banyak. Toh, sisi negatif gesekan tadi bisa ditutupi tenaga lebih yang dihasilkan.
Belum disebutkan, teknologi ini akan diterapkan di mesin atau motor Honda. Tapi, pasti bagus jika diproduksi massal. (motorplus-online.com)
Label:
Otomotif
Wow, Banyak Yang Baru di Mesin Honda Supra X 125 Helm In!
Mesin Honda Supra X 125 Helm In ternyata punya banyak perbedaan bila dibandingkan dengan varian Supra X 125. Meski platform mesinnya masih sama, tapi beberapa pengembangan dilakukan untuk memaksimalkan performanya.
Supra X125 Helm-In punya power 9.6 PS di 7.500 rpm lebih besar dari Supra X125 non Helm-In yang hanya 9,3 PS di putaran mesin yang sama. Sedang torsinya 1.08 kgf.m pada 5.500 rpm, Supra X125 biasa cuma 1,03 kgf.m di 4000 rpm.
Performa yang lebih baik ini tentunya untuk mengimbangi bobot Supra X 125 Helm In yang lebih berat 2 kilogram. Ditambah lagi jika barang bawaan di bagasinya yang mencapai 19,5 liter. Wah, bisa memble kalau enggak di-upgrade. Penasaran bedanya? Yuk kita rinci satu persatu.
Ruang Bakar
Paling mencolok, perbedaan spesifikasi ini ada pada kompresi yang lebih besar. Kalau mesin yang sebelumnya cuma 9,0:1, Supra X 125 Helm In ini sudah 9,3:1. Kompresi tinggi ini diraih dari piston baru yang permukaanya lebih tebal.
Selain itu, piston baru ini tidak lagi dilengkapi dengan lapisan molybdenum dibagian sisinya. "Tapi kini ada 3 alur oli dan permukaanya dindingnya didesain beralur untuk menyimpan lebih banyak oli," ungkap Endro Sutarno dari Technical Service Training Instructor PT Astra Honda Motor (AHM).
Bukan cuma piston yang baru, setang pistonnya pun dibuat lebih pendek. Yang lama 100 mm, sedang yang baru berkode KVB yang sama dengan Honda Vario ini cuma 92,7 mm. Meski lebih pendek tapi stroke-nya tetap.
"Karena setang piston lebih pendek, silinder blok-nya juga jadi lebih pendek. Sehingga tidak bisa saling tukar dengan versi sebelumnya," jelas Endro. Pria yang berkantor di Sunter ini juga menjelaskan kalau perubahan di ruang bakar ini juga diikuti dengan aplikasi klep yang lebih besar.
Kini klep in memiliki diameter 25,5 mm, naik 1,5 mm dari generasi sebelumnya yang cuma 24 mm. Sedang klep out tetap sama 21 mm. Noken as-nya juga baru, yang kini nampak lebih gendut meski secara durasi buka tutup klep dan lift-nya tak jauh berbeda.
Noken as baru ini juga memiliki perbedaan pada baut sproket yang kini hanya pakai 1 baut, mirip di New Blade. Sistem dekompresi yang melekat di noken as juga telah mengaplikasikan prinsip sentrifugal sama seperti Honda PCX.
Yang istimewa, rocker arm-nya enggak cuma dilengkapi dengan roller tapi juga ditambah bearing model bambu di as-nya. Sehingga mengurangi friksi, efeknya tentu saja efisiensi mesin meningkat.
Jalur oli di kepala silinder juga diperbaharui. "Jalur oli yang menyemprot kem jika sebelumnya lewat poros kem, kini diubah menyemprot lewat atasnya," beber Katsuya Abe, Assistant Chief Engineer, Honda R&D Southeast Asia, Indonesia.
Satu lagi yang berubah adalah cam chain guide atau pengatur ketengangan rantai keteng ini, kini mengaplikasi sistem yang dianut Blade, yaitu pakai roller bukan model lidah seperti Supra X 125. Keuntungannya adalah, biaya perawatannya lebih murah.
Kopling dan Pengapian
Agar perpindahan gigi lebih halus, Honda menambahkan 3 buah per di rumah kopling. "Posisinya dibagi tiap 120 derajat. Fungsinya untuk merenggangakan kopling saat ditekan, sehingga bebas lebih rata dan masuk gigi lebih smooth," jelas Endro.
Sistem pengapian juga diperbaharui. Supra X 125 Helm In sudah mengadopsi Honda Variable Ignition Control yang sama seperti Honda New Blade. Pengapian 2 map yang bisa berubah otomatis sesuai gaya berkendara tidak lagi membutuhkan sensor di throttle.
Jadi jangan kaget kalau di karburatornya tidak ada lagi throttle switch system atau TSS. Sepul pengapiannya juga kini berbeda, diubah persis seperti yang dipakai Honda New Blade.
Kaki-kaki
Sekilas tidak ada yang berbeda pada kaki-kaki Supra X 125 Helm In. Karena peleknya memang sama persis dengan Supra X 125. Tapi coba perhatikan lebih detail. Suspensi depannya sama seperti Absolute Revo begitu juga dengan disk brake dan kaliper satu pistonnya.
Sedang swing arm belakangnya juga sudah mengadopsi model ujung kotak layaknya Honda New Blade, bukan yang ujungnya pipih seperti Supra X 125 model lama. "Sedang rangka utamanya total berbeda," tutup Endro sambil menjelaskan kalau hampir semua komponen mesin di Supra X 125 Helm ini benar-benar berbeda dengan versi sebelumnya. (motorplus-online.com)
Label:
Otomotif
Nih, Bedanya Piston Biasa dan Piston Forging
da dua macam piston atau seher beredar di pasaran. Seher biasa disebut juga cast piston dan forging piston. Cast piston dipakai di motor lama. Diproduksi dari aluminium cair dimasukkan ke dalam cetakan.
Sedangkan piston forging dipakai di motor baru dan racing. Dibuat dari aluminium padat yang dibentuk dengan cara dipukul seperti bikin pedang. Berikut penjelasannya.
CAST PISTON (PISTON BIASA)
Cast piston atau piston biasa sesuai asal katanya cast yaitu pembentukannya dari aluminium yang dicairkan kemudian dituang ke dalam cetakan.
Bahan cetakan dari pasir khusus atau logam. Kemudian aluminium cair dituangkan secara gravity mengandalkan gaya gravitasi bumi atau proses penekanan.
Dari hasil cetakan bentuknya masih seperti kue apem yang kudu dilakukan proses pemesinan menggunakan mesin bubut atau CNC. Supaya hasilnya bisa menjadi piston sempurna.
Itu yang membuat piston biasa jadi kurang kuat. Karena sistem tuang hanya mengandalkan gravity. Hanya mengandalkan aliran dari aluminium cair akibat tertarik gaya gravitasi bumi. Atau kalaupun ada penekanan tapi tidak sekuat proses melalui pemukulan.
Makanya piston biasa dibikin tebal supaya tidak pecah. Efeknya bikin berat putaran mesin dan boros bensin.
FORGING PISTON
Piston forging bahan bakunya dari pipa aluminium padat yang dipotong-potong. Kemudian potongan pipa padat tadi dipanaskan tapi tidak sampai mencair. Dibentuk dengan cara ditempa atau dipukul seperti halnya bikin pedang.
Karena dibuat dengan cara dipukul, itu yang membuat piston forging jadi lebih kuat karena memang lebih padat. Bagian dari piston juga cukup dibuat tipis karena sudah kuat. Kelebihannya piston jadi enteng alias ringan. Juga permukaan yang bergesekan dengan boring jadi sedikit.
Kelebihan itu yang membuat piston forging dipakai di motor modern. Bikin putaran mesin enteng dan hemat bahan bakar. Pastinya lagi lebih tahan gesekan.
Seperti piston Yamaha Jupiter MX 135LC, V-Ixion dan Xeon. Makany juga pihak Yamaha berani kasih garansi 5 tahun. Boring dan piston dijamin tidak bakal oblak. Teknologi ini sebelumnya dipakai di moge Yamaha macam di R1 dan R6. (motorplus-online.com)
Label:
Otomotif
Perkembangan Lampu Akankah Sampai Di Luxeon?
Sejauh ini, tak hanya pabrikan motor saja yang melakukan perkembangan desain dan teknologi di pacuannya. Tapi, produsen part pendukung juga ikut evolusi produk. Salah satunya bohlam atau lampu. Misalnya, buat keperluan headlamp.
“Dulu, umumnya motor mengunakan bohlam model biasa. Ya, bohlam yang diisi gas tungsen untuk memendarkan cahaya,” ungkap Wira Sentosa dari SACS Speedglow di Jl. Pondok Gede Raya No. 24, Jakarta Timur.
Tapi sekarang, pabrikan motor mulai memberikan lampu model halogen sebagai bohlam alias bulb di headlamp. Meskipun, belum di semua tipe motor, lho. Sebenarnya, proses yang dilakukan bisa dikatakan sama antara bulb biasa dengan bulb halogen. Bedanya, gas yang diisikan ke dalam tabung itu. Yaitu, menggunakan gas halogen agar cahaya di dalam tabung bisa berpendar lebih terang.
Perjalanan lampu pijar kembali berkembang. Yaitu, dengan hadirnya lampu HID (High Intensity Discharge). Sebenarnya, HID juga serupa dengan halogen. Tapi, gas yang diisikan ke dalam tabung yaitu bernama xenon.
"Bedanya, gas xenon ini lebih dingin dari gas-gas yang ada di bohlam lainnya. Jadi, tidak menimbulkan panas berlebih,” tambah Wira yang juga punya bengkel Asia Jaya Motor ini.
Perbedaannya selain gas di dalam tabung, HID juga tidak menggunakan filament untuk membakar gas. Tapi, memakai balast. Part ini yang berfungsi membakar gas. “Pertama kali balast start, bisa sentuh 23 ribu volt. Lalu, turun ke 12 volt seiring lampu berpijar terang,” jelas pria ramah yang juga gape bikin spidometer indiglow itu.
Sebenarnya, ada juga lampu yang bisa dikatakan xenon look. Lampu ini, berasal dari lampu halogen yang tabungnya diberi warna biru agar bisa berpendar putih. Cahaya yang dihasilkan juga bisa lebih terang dari halogen umumnya. “Bisa terang, karena filament yang dipakai itu ditipiskan. Karena tipis, usia pakainya juga pasti lebih cepat aus,” tambah Arthur Wullur dari Violeta Rumble Team Modified (VRT) di Jl. Kesehatan Bawah No. 5, Bintaro, Jakarta Selatan.
Pendaran cahaya yang dihasilkan lampu biasa, sekitar 1.300 lumens (satuan cahaya). Lalu, Halogen sedikit di atas itu. Sekitar 1.350–1.500 lumens. Tapi, xenon atau HID bisa sentuh 3.000 lumens dengan daya lampu 35 watt.
HID tersedia dengan intensitas cahaya berbeda. Misalnya 4.000, 6.000, 8.000 hingga 10.000 dan 12.000 kelvin. Semakin besar kelvin yang ditawarkan, cahaya semakin putih kebiruan hingga ungu. Tetapi jika ingin aplikasi yang warna putih, cukup pakai 6.000 kelvin saja.
Perkembangan terakhir, pabrikan lampu mulai mengembangkan lampu LED tipe luxeon. Lampu ini punya kelebihan lebih terang dari HID. Tapi bicara soal watt lebih kecil ketimbang HID.
“Tapi, jika dikomparasi antara HID dan luxeon yang punya daya sama, cahayanya jauh lebih terang luxeon dan lebih awet. Maka itu, Luxeon tidak terlalu boros battery atau aki. Saat ini, baru dipakai di salah satu merek mobil. Mungkin kedepannya bisa dipakai di motor juga,” timpal Wira.
Itu bisa saja. Toh seperti halnya HID. Awalnya, produsen HID hanya mengembangkan peranti penerang di kendaraan ini hanya untuk mobil. Lalu, berkembang ke moge alias motor besar seiring kebutuhan dan tampilan.
"Sekarang pun, sudah bisa dipakai di motor-motor ber-cc kecil. Ini bisa diketahui lewat balast yang disesuaikan dimensinya agar muat diletakan di motor," kata Arthur yang berambut panjang.
Makanya, harga lampu HID yang diperuntukan buat motor, jadi bisa terjangkau. Karena bisa dibeli satu set saja. Nah, begitu juga harapannya untuk luxeon. Tentunya jika dipakai, bisa menekan biaya pemakaian juga perawatan battery ya.
Semoga! (motorplus-online.com)
Label:
Otomotif
Arti JASO MA2 Pada Oli Sepeda Motor
Pada oli sepeda motor yang menggunakan standarisasi JASO (Japan Automobile Standard Organization) pasti ada keterangan JASO MA atau MB. Seperti kita tahu, kode di belakang JASO ini adalah kode peruntukan oli tersebut.
JASO MA untuk sepeda motor dengan kopling basah. Maksudnya motor dengan konstruki rumah kopling terendam oli. Sedang JASO MB untuk sepeda motor kopling kering. Seperti skubek yang koplingnya tidak terendam oli.
Seiring perkembangan teknologi, spesifikasi JASO MA untuk sepeda motor tipe bebek dan motor sport terus bergerak. Dari MA, MA1 sampai yang paling terbaru adalah MA2. Hampir semua pelumas terbaru menggunakan standarisasi JASO MA2.
Apa bedanya? "Hanya pada aditif-nya saja," buka Yulfian, Spv Technical Support PT Topindo Atlas Asia. Aditif adalah bahan kimia yang ditambahkan untuk meningkatkan kualitas pelumas.
"Dan tentunya JASO MA2 jadi lebih baik dari JASO MA," lanjut Yulfian yang rajin memberikan materi knowladge pelumas kepada komunitas dan klub otomotif ini.
Pada oli dengan spesifikasi JASO MA2 kemampuan melumasinya jauh lebih baik dari JASO MA. Tapi di sisi lain tidak mengganggu kinerja kopling, kampas kopling tetap tidak mudah selip.
Sudah tahu kan bedanya! (motorplus-online.com)
Label:
Otomotif
Dua Kali Penyaringan di Sistem Pelumasan Mesin Suzuki NEX
Di skubek Suzuki, nex adalah matik pertama yang usung rantai keteng di sebelah kiri. Padahal tipe sebelumnya, part ada di kanan. Sehingga efek dari perubahan konstruksi tadi bukan cuma meringankan bobot mesin, tapi juga ubah komponen lain.
Perubahan posisi rantai keteng dan konstruksi crankcase juga membuat volume oli makin sedikit. Kini valume oli mesin hanya 650 ml. Untungnya sistem sirkulasi pelumasan Suzuki nex termasuk aman.
Meskipun kapasitas oli di dalam mesin minim, tapi proses penyaringan kotoran terbukti bagus. Sebab selain didukung filter oli tipe kertas yang terpasang di samping kiri crankcase, di dalam mesinnya pun juga dilengkapi filter tipe kawat kasa.
"Proses penyaringan pertama, oli di bak karter diisap pompa oli disaring filter kawat kasa yang terpasng di tutup pembuangan oli," buka Pendy Suryanda, instruktur training centre PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
"Lalu aliran oli tadi masuk kembali ke ruang filter kertas, sebelum semua dialirkan ke seluruh komponen. Penyaringan terjadi 2 kali," timpal pria yang berkantor di Pulo Gadung ini.
Malah kini, keuntungannya untuk melepas keteng jadi lebih mudah. Biasanya bagian mesin terutama blok silindernya mesti dilepas agar leluasa. Kini tanpa harus bongkar sebagian mesin, di rumah CVT skubek ini dilengkapi ruang khusus. Supaya mudah melakukan penggantian atau pemasangannya. Hanya saja, komponen di rumah CVT mesti dilepas sebagian. (motorplus-online.com)
Label:
Otomotif
Kenapa Sepeda Motor Harus Injeksi Sih?
Banyak yang bertanya, bahkan mencibir. Kenapa karburator yang konvensinal dihapus? Diganti injeksi yang dianggap susah dimengerti karena memadukan kerja mekanis dan elektronis.
Padahal karburator mudah dipahami, coy. Mekanik pinggir jalan yang baru bisa bongkar baut saja bisa servis karbu. Kok kini diganti injeksi. Apa supaya usaha mereka bangkrut?
Alasannya bukan karena sentimentil begitu. Lebih kepada tuntutan masyarakat dunia. Untuk kelestarian hidup bumi. Agar tak cepat rusak karena polutan dari hasil pembakaran.
“Sistem injeksi memiliki hasil emisi gas buang yang jauh lebih rendah. Sedang karburator, memiliki keterbatasan,” ungkap Sarwono Edhi, Technical Training Development PT Astra Honda Motor (AHM).
Rendahnya emisi gas buang karena injeksi lebih terprogram ketimbang karburator. “Sistem injeksi memiliki banyak sensor yang mampu mengatur setiap kebutuhan mesin,” ungkap Slamet, Instruktur Yamaha Engineering School (YES).
Salah satunya, sensor yang mampu membaca tekanan udara. Bahkan, lebih canggih sensor yang bisa membaca kelembaban. Dari Sensor ini, bisa menakar kebutuhan bensin optimal yang harus disemprotkan. Tidak kelebihan juga tidak kekurangan bensin. “Akhirnya menghasilkan pembakaran sempurna juga efisien,” tambah Slamet yang berkantor di Yamaha DDS, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Yang dimaksud pembakaran sempurna, bahan bakar dan udara bisa terbakar habis. Karena campuran ini bisa terbakar hampir 100 persen, maka emisi dihasilkan lebih minim.
Tapi, ketika masih aplikasi karburator, hasil pembakaran belum tentu bisa sempurna. Apalagi, karbu konvensional tanpa dilengkapi peranti semacam throttle position sensor. Pastinya ketika mesin bergasing di putaran bawah, campuran akan lebih kaya.
Padahal agar hasilkan pembakaran tepat, campuran antara udara dan bahan bakar harus punya perbandingan 12,7 : 1. Pembakaran akan tuntas jika 1 molekul bensin terbakar dengan 12,7 molekul udara.
Sistem karburator tidak selalu menghasilkan campuran yang ideal itu. Misalnya ketika langsam. Campurannya 11 : 1. Satu molekul bensin ketemu 11 molekul udara. Artinya campuran kaya atau kelebihan bensin. Udaranya kurang banyak. Masih tersisa bensin yang tidak terbakar.
"Sehingga, hidro carbon (HC) dan CO jadi tinggi,” tambah Slamet. Sebaliknya ketika mencapai putaran menengah-atas, campuran cenderung miskin alias lean. Bisa sampai 14 : 1 atau bahkan 17 : 1. Kebanyakan udara.
Maka itu, injeksi memperbaiki kekurangan yang tak dimiliki karburator.Sistem injeksi yang canggih, bisa membuat campuran ideal. Karena pakai Electronic Control Unit (ECU) atau disebut juga Electronic Control Module (ECM). Bisa dikatakan otaknya injeksi. Tak hanya baca pengapian. Tapi, jumlah bahan bakar atau bisa disebut durasi injeksi sesuai kebutuhan mesin.
Begitu juga dalam metode pengukuran. Tak dalam keadaan stasioner seperti Euro 2 yang masih boleh menggunakan karbu. Karena karburator memang polutannya tinggi ketika rpm rendah.
Berbeda dengan sistem injeksi yang campurannya optimal pada semua tingkat rpm “Pengukuran nya menggunakan sistem ECE R40. Metode running, mirip keadaan sesungguhnya di jalan,” tutup Edhi.
Terjawab sudah! (motorplus-online.com)
Label:
Otomotif
Panas Knalpot Irit BBM
Dua pertiga - sekitar 66 persen – dari energi bensin dan solar yang dibakar di dalam mesin, terbuang dalam bentuk panas. Panas tersebut sebagian besar terbuang melalui knalpot, sisa ke sistem pendingin (radiator).
Nah, seperti Kinetic Energy Recovery System (KERS) pada F1 atau rem regenaratif pada mobil hibrida, para ahli juga ingin “memulihkan” energi terbuang tersebut untuk dimanfaatkan kembali. Memang tidak mudah, namun para periset dari perusahaan energi dan juga produsen mobil berusaha melakukan.
TEG Seperti KERS dan rem regeneratif - energi kinetik diuban menjadi listrik – pada knalpot energi panas diubah menjadi listrik. Untuk mengubahnya, diperlukan bahan atau alat yang disebut thermoelectric generator (TEG). Problem utama yang dihadapi para ahli dan periset sekarang ini adalah materi dasar. Materi semikonduktor yang digunakan efisiensi masih sangat rendah dan harganya mahal. Inilah yang membuat, produsen mobil kurang tertarik mengembangkannnya.
Kendati demikian, para periset saat sedang mencoba memasang prototipe pertama TEG untuk dipasang pada kendaraan komersial dan SUV. Kebutulan, materi atau alat tersebut dikembangkan oleh perusahaan independen, yaitu BSST di Irwindale, California. Perusahaan mobil yang mengembangkan sendiri TEG adalah General Motors (GM) dan BMW.
BSST berencana sudah bisa menghasilkan prototipenya yang akan dites pada BMW dan Ford pada tahun ini. Sedangkan GM mencobanya pada SUV Chevrolet.
Materi
BSST menggunakan material baru, yaitu bismuth telluride, terdiri dari tellurium yang langka dan bekerja hanya di atas 250 derajat celcius. Sedangkan bahan yang dibutuhkan bekerja pada 500 derajat celcius. BSST juga menggembangkan bahan termoelekrik lainnya, yaitu campuran hafnium dan zirconium yang bekerja pada suhu tinggi dan efisiensi kerjanya mencapai 40 persen.
Para periset GM yang sedang memasang prototipe terakhir TEG - dinilai lebih menjanjikan – menyebut bahannya dengan “skutterudites”. Dijelaskan bahan ini lebih murah dari tellurides, kemampuan kerjanya juga lebih baik pada suhu tingi. Berdasarkan tes pada Chevrolet Suburban, alat
Skutterudites terdiri dari campuran kobal arsenida (cobalt arsenide) dengan tambahan elemen langka seperti ytterbium. Menurut Gregory Meisner dari GM, kesulitan yang mereka hadapi adalah memadukan bahan tersebut menjadi kesatuan. Karena perbedaan sifat bahan menyebabkan kinerja akan menurun.
Diselipkan
Tantangan lain adalah cara memasang TEG di di mobil. Periset telah mencoba generator bismuth telluride pada SUV. “Sekarang pemasangan dilakukan dengan menyelipkannya ke knalpot. Knalpot dipotong, seperti memasang muffler. Kami perlu merancang alat yang menyatu pada sistem kendaraan dan bukan sebagai tambahan,” harap Meisner.
Dengan kondisi pengembangan sekarang, kedua perusahaan memperkirakan, untuk memproduksi alat tersebut dalam jumlah besar dengan harga terjangkau, masih membutuhkan waktu sekitar empat tahun lagi.
Artikel diambil dari : kompas.com
Label:
Otomotif
Yamaha Siap Sambut Euro 3 dengan MIXTURE JET- FUEL INJECTION
Kompetitor lain, Honda telah siap untuk mengaplikasi FI sistem untuk pasar sepeda motornya pada 2013 (Semua motor Honda tanpa karburator). Yamaha tak mau kalah, pada 22 Desember 2011 yamaha siap menyambut peraturan Euro 3 yang akan dicanangkan pemerintah pada bulan Juli 2013.
Pernyataan itu dilontarkan oleh Eko Prabowo selaku General Promotion and Communication PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) dalam workshop injeksi di Jakarta. Yamaha mengeluarkan teknologi terbaru yang bernama Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) yang akan diterapkan mulai awal tahun 2012.
YMJET-FI memiliki kelebihan dibanding sistem injeksi yang terdahulu (Vixion). Dalam Hal konsumsi bahan bakar lebih irit 10% dengan tenaga yang lebih besar. Meskipun jumlah komponen sensor hampir sama, namun ada modifikasi sedikit sehingga efisiensi mesin lebih optimal. Perbedaan dasar yang paling kentara antara lain :
Pada Throtle Body ditambah satu katup kupu-kupu, jadi jumlah totalnya ada 2 buah. Bukaan katup kedua mengikuti bukaan katup pertama. Hal ini untuk lebih mengoptimalkan campuran bahan bakar dengan udara.
Teknologi AAP (Air Assist Passage) yang diaplikasikan pada inlet deket klep in. Alat ini berfungsi untuk menambahkan udara ke lubang masuk dekat klep in. Diharapkan udara akan memberi efek turbulensi pada campuran fluida (Udara+BBM), sehingga campuran yang dihasilkan menyerupai kabut
Label:
Otomotif
Deteksi Dini EFI (Motor Honda)
Saat kerjaan mendesak, persiapan malam hari sudah oke semua, tiba-tiba pagi hari waktu mau berangkat motor ngadat. Mesin sih hidup, namun pada Rpm tertentu mesin mbrebet, seperti tidak bertenaga. Padahal motor menggunakan mesin yang canggih (EFI). Nah untuk pengguna EFI, apa yang musti dilakukan.
Pertama kali pasti kita lihat isi bensin, masih apa tidak. Untuk system EFI sebaiknya jangan membiarkan tangki bahan bakar sampai tipis, karena bensin tipis berarti akan memaksa pompa bahan bakar untuk bekerja lebih ekstra. Hasil akhirnya, pompa bensin panas dan cenderung berumur pendek.
Jika bensin oke, lihat lampu orange (indicator di dashboard) apakah berkedip atau tidak. Jika berkedip liat kedipannya, untuk setiap jumlah kedipan memiliki arti.
Jumlah Kedipan Sumber Trouble
1 MAP (Manifold Absolute Pressure)
7 ECT (Engine Coolant Temperature) sensor
8 TP (Throttle Position) Sensor
12 Injektor
21 O2 Sensor
29 IACV (Idle Control Valve) Sensor
54 Bang Angle Sensor
Untuk membaca jumlah kedipan satu digit tidak masalah, karena cukup dihitung jumlah kedipan pendeknya. Nah, jika kode dua digit akan disimbolkan kedipapan panjang sebagai digit pertama, dan kedipan pendek sebagai digit kedua. Missal, yang rusak 02 sensor = dua kali kedipan panjang dan sati kali kedipan pendek. Hal ini berlaku untuk sepeda motor dengan Merk Honda.
Label:
Otomotif
Perawatan Injeksi Motor (for User)
Kendaraan Roda dua di Indonesia telah siap untuk menyambut Euro 3 yang akan diterapkan oleh pemerintah. Beberapa produsen (saat ini Honda dan Yamaha) bahkan telah siap untuk menggunakan sisten EFI untuk semua produk sepeda motornya. EFI sebenarnya bukan teknoligi yang baru, beberapa tahun yang lalu kendaraan roda empat telah menggunakannya. Namun untuk melakukan perawatan rutin, banyak pengguna sepeda motor yang masih awam dengan Injeksi. Sebenarnya sistem injeksi akan mempermudah kita untuk melakukan perawatan, karena kita tidak harus memeriksa kondisi komponen mesin, namun sensor yang aka mealkukan untuk kita.
Berikut ini merupakan hal kecil yang bisa dilakukan untuk motor injeksi anda :
1. Aki
Aki merupakan komponen penunjang utama / sumber energy ECU (electronic control unit). Jika Aki tidak fit, maka kinerja ECU tidak akan maksimal. Ada tegangan minimum untuk Aki supaya mesin bekerja optimal (hal ini bias dilihat di buku manual kendaraan)
2. Saringan Udara
Selalu cek saringan udara, jika kotoran menumpuk segera bersihkan agar pasokan udara tidak terhambat.
3. Injektor Cleaner
Bersihkan injector dengan cairan khusus. Piranti ini sudah mulai tersedia dipasaran, baik yang di masukkan lewat bahan bakar, maupun lewat filter udara.
4. Cek indikator mesin
Usahakan untuk mengecek engine indicator pada dashboard kendaraan. Biasanya tiap mesin mau dihidupkan, ada lampu peringatan yang menyala jika ada masalah mesin.
Label:
Otomotif
PGMFI Step 4 Sensor Dipangkas = Lebih Murah
Rencananya tahun depan seluruh Motor Honda akan di pasarkan keseluruh lapisan masyarakat Indonesia, Teknologi Injeksi Honda, Lebih Smart Jumlah Sensor Dipangkas, Piranti pengkabutan bahan bakar elektronik injeksi PGM-Fi di Honda Supra X 125 Helm In dan Spacy sudah sampai pada step 4. Sesuai tingkatannya, yang ini lebih maju ketimbang versi 3 yang dipakai pada Honda PCX 125 dan CBR 250R.
Perbedaan yang paling mencolok adalah dimensinya yang lebih kecil dan jumlah sensornya yang disederhanakan. "Ada beberapa sensor yang dihilangkan tapi fungsinya digantikan oleh sensor yang lain," buka Endro Sutarno, Technical Service Training Instructor PT Astra Honda Motor (AHM). Pada generasi sebelumnya ada 6 sensor yaitu; Manifold Absolute Pressure (MAP), Intake Air Temperature (IAT), Throttle Position Sensor (TPS), Engine Coolant Temperature (ECT) atau Engine Oil Temperature (EOT), Crankshaft Position (CKP) dan O2 Sensor.
Sedang pada generasi terbaru Tehnologi Injeksi pada Motor Honda ini MAP dan IAT ditanggalkan, fungsinya digantikan oleh CKP dan O2 Sensor. "Yang ini lebih advance, ternyata fungsinya bisa disatukan," ujar Endro yang berkantor di Sunter ini. Fungsi MAP adalah untuk mendeteksi tekanan udara dalam intake manifold, sedang IAT melacak suhu udara yang masuk. Informasi ini kemudian menjadi acuan Electronic Control Modul (ECM) menentukan banyak sedikitnya bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor agar komposisi udara dan bensin selalu ideal. Nah, sekarang fungsi keduanya digantikan oleh umpan balik dari O2 sensor.
ECM secara terus menerus akan menyesuaikan komposisi udara dan Bahan Bakar yang disemprotkan sesuai dengan hasil pembakaran yang terdeteksi oleh O2, selain itu, sebelumnya MAP juga punya fungsi lain yaitu untuk mendeteksi kapan terjadi pembakaran untuk memberikan perintah pengapian. "Kini fungsinya digantikan oleh CKP. ECM mendeteksi waktu pembakaran dengan membaca putaran crankshaft yang sedikit melambat saat langkah kompresi," jelas pria ramah ini panjang lebar. Akhirnya, Throttle Body pada sistem Tehnologi Injeksi pada Motor Honda ini jadi lebih simpel. Hanya ada TPS saja, TPS ini berfungsi untuk mengukur derajat bukaan katup kupu-kupu di dalam throttle body, hal ini juga lah yang membuat harga injeksi Honda generasi terbaru jadi lebih ramah di kantong. Jumlah sensor yang ternyata bisa dikurangi tapi tetap memiliki fungsi sama tentunya mengurangi biaya produksi. Throttle body dari perangkat injeksi step 4 yang dipakai Motor Terbaru Honda Supra X125 PGM-FI Helm In dan Spacy Helm In PGM-FI memang lebih simpel.
Ada dua sensor yang dihilangkan dan fungsinya digantikan oleh sensor lain, ulasannya sudah ditayang beberapa hari yang lalu, meski cuma ada injektor, tapi di Spacy Helm In PGM-FI ada satu perangkat tambahan. Namanya FISV alias Fast Idle Selenoid Valve. "Ini adalah perangkat untuk memudahkan proses starter saat awal mesin dihidupkan. Fungsinya mirip auto choke," buka Endro Sutarno, Technical Service Training Instructor PT Astra Honda Motor (AHM), alat Tehnologi Injeksi pada Motor Honda yang terpasang berdekatan dengan Throttle Position Sensor (TPS) itu fungsinya sama seperti cuk otomatis, yaitu untuk mempermudah proses penyalaan motor ketika pertama dihidupkan dengan menambah pasokan bahan bakar. Lebih lanjut Endro menjelaskan kalau sejatinya injeksi sudah sangat mudah dihidupkan. Tapi atas nama keamanan, alat ini tetap disertakan, logikannya, ketika mesin sulit dinyalakan maka pengendara akan membuka throttle atau selongsong gas lebih dalam agar suplai bahan bakar jadi lebih banyak. Efek buruknya, putaran mesin langsung melengking tinggi. Pada sepeda motor jenis bebek atau sport yang transmisinya bisa dinetralkan mungkin tak ada masalah. "Tapi pada skubek, kalau digas bisa langsung jalan. Tentunya bahaya," beber Endro, "Jadi meski sebenarnya tanpa FISV pun tetap mudah hidup. Tapi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Tehnologi Injeksi pada Motor Honda ini tetap ditambahkan pada skubek dengan transmisi CVT," aku pria ramah ini. Urusan performa, injeksi step 4 pada Honda Supra X 125 Helm In PGM-FI dan Spacy PGM-FI diklaim lebih baik. Salah satu penyebabnya adalah posisi injektor di throttle body yang lebih dekat dengan intake manifold, posisi injektor bisa dekat dengan intake manifold karena throttle body yang baru ini lebih ringkas. Throttle body-nya jadi sepi tanpa Manifold Absolute Pressure (MAP) dan Intake Air Temperature (IAT) sehingga penempatan injektor bisa lebih fleksibel. Alhasil komponen vital yang tugasnya menyemprotkan bensin ke ruang bakar dipasang pada intake manifold. Jadi, posisinya lebih dekat ke lubang inlet, "Soal tekanan debit bensin yang disemprot injektor baik step 2 atau 4 masih sama, sperti halnya penerapan pada sistem kebanyakan Mobil Terbaru , yaitu 294 kpa atau 3 kg.f/cm²," buka Sarwono Edhi, Technical Training & Service Div. PT Astra Honda Motor (AHM).Demikianlah sedikit penjelasan tentang Tehnologi Injeksi pada Motor Honda "Cuma karena jarak injektor step 4 lebih dekat lubang inlet, keuntungannya efesiensi volumetriknya lebih baik. Gas bakar yang masuk lebih cepat juga padat," lanjutnya, sehingga lebih mudah dipantik busi, buntutnya pembakaran lebih sempurna. Pembakaran sempurna menghasilkan performa yang maksimal dan emisi yang lebih ramah lingkungan.
Sumber : http://www.wirausahawanonline.com
Label:
Otomotif
Kamis, 12 Januari 2012
HONDA PCX 125
Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) semakin melengkapi line up produk skutiknya dengan meluncurkan Honda PCX (Personal Comfort Xaloon). Skutik berteknologi tinggi kelas dunia ini diharapkan akan memimpin tren skutik premium di Indonesia dengan pesona kemewahan dalam setiap detail desain bodinya.
Honda PCX dilengkapi dengan teknologi tinggi yang belum pernah ada di skutik lain di Indonesia yaitu Idling Stop System. Teknologi ini akan mematikan mesin secara sementara setelah skutik berhenti dalam hitungan 3 detik dan pengendara hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya lagi. Teknologi ini didukung oleh pengaplikasian alternator/starter yang canggih dan pertama pada sebuah skutik.
Honda PCX merupakan skutik berteknologi injeksi pertama di Indonesia. Mesin 125 cc PGM-FI membuat motor ini semakin hemat bahan bakar, ramah lingkungan, dan bahkan sudah memenuhi standar emisi gas buang Euro 3.
Teknologi mesin V-matic Honda yang dikombinasikan dengan built-in liquid cooled akan menstabilkan temperatur mesin sehingga membuat Honda PCX memiliki tenaga besar, berakselerasi secara maksimal namun tetap efisien saat digunakan menempuh perjalanan jauh.
Sistem alarm anti maling Honda PCX memiliki kecerdasan dalam mendeteksi getaran dan gerakan untuk mengaktifkan sistem, dikendalikan oleh remote control. Sebuah persembahan istimewa dan pertama yang hanya ada di skutik premium Honda.
Tidak hanya itu, Honda PCX juga masih dilengkapi dengan kecanggihan sistem combi brake hidrolis dengan 3 caliper membuat jarak pengereman lebih pendek dan stabil saat pengereman.
Honda PCX juga menawarkan sensasi kenyamanan berkendaran melalui desain sit-in riding position, ban tubeless berprofile besar yang stabil, dan suspensi belakang ganda. Selain itu, Honda PCX juga dilengkapi dengan intelligent key shutter yang berfungsi sebagai pengaman kunci kontak bermagnet, tuas pembuka bagasi bervolume 32 liter yang dapat menyimpan helm fullface, serta membuka tutup tanki bensin berkepasitas 6,2 liter.
Presiden Direktur PT AHM Yusuke Hori menyatakan kehadiran Honda PCX ini diharapkan akan mampu memperkuat merk Honda di Indonesia sebagai pelopor teknologi tinggi di segment motor skutik. ”Kami berharap Honda PCX menjadi pemimpin tren skutik premium di Indonesia”, ujarnya.
Executive Vice President Direktur PT AHM Johannes Loman menambahkan segmen premium sepeda motor identik dengan gaya hidup yang selama ini lebih dikenal di pasar motor sport. Produsen motor di Indonesia belum ada yang bermain di segment skutik premium ini.
”Kami ingin Honda menjadi pilihan semua. Karena itu kami hadirkan produk di setiap segmen, termasuk dengan memperkenalkan flagship terbaru kami untuk skutik premium, yaitu Honda PCX.”
Dengan semua keunggulan desain dan teknologi yang dimilikinya, Honda PCX diproyeksikan dapat memenuhi gaya hidup lelaki metropolitan berusia 25-30 tahun dengan profil trendy, smart, sangat memperhatikan penampilan dan memiliki ketertarikan terhadap sepeda motor yang nyaman, mewah dan berteknologi tinggi.
PT AHM akan memasarkan Honda PCX yang memiliki varian warna Silverstone Metallic, Goldbullion Metallic, dan Black Nighthawk seharga Rp 32 juta (on the road DKI Jakarta).
Label:
Otomotif
Rabu, 11 Januari 2012
MESIN INJEKSI 2 LANGKAH
EcoMotors International
Mesin OPOC dengan arsitektur unik, silinder dan piston berlawanan
DETROIT, KOMPAS.com – Kendati aplikasi mesin dua-langkah (2-tak) pada sepeda
motor, baik komersial maupun dunia balap, telah redup, ternyata pengembangannya
tidak pernah padam. Terakhir, mesin 2-langkah dikembangkan oleh EcoMotors
International, Detroit, Amerika Serikat dengan arsitektur yang unik.
Kehebatan mesin ini, bisa menggunakan berbagai jenis bahan bakar. Dengan
bobotnya yang ringan, densitasnya menghasilkan tenaga dua kali mesin 4–langkah
konvensional (kapasitas sama). Emisi gas buangnya juga rendah, mampu memenuhi
standar berbagai negara yang ketat. Karena itu jangan heran, bos Microsoft,
Bill Gates mau menanamkan uangnya untuk pengembangan lebih lanjut dari mesin
ini.
Dikabarkan, mesin yang diberi nama "opposed-piston opposed-cylinder" (OPOC)
ini, kini dalam tahap optimalisasi untuk proses pembakarannya. EcoMotors yang
baru berusia dua tahun, memperoleh dana US $23,5 juta dari investor utamanya,
Vinod Khosla dan Bill Gates untuk terus mengembangkan mesin yang diperkirakan
prospeknya sangat cerah.
Generasi Ke-6
"Generasi keenam mesin OPOC sudah mencapai tahap tes pada dinamometer," ungkap
CEO EcoMotors, Don Runkle kepada majalah Automotive Engineering International.
Ia memperkirakan, hasil tes sudah bisa diperoleh tahun depan.
OPOC dirancang menggunakan sistem injeksi langsung. Tak kalah menarik
dilengkapi pula dengan turbocharger dan sudah siap diproduksi dalam dua atau
tiga tahun mendatang.
Mesin ini menggunakan dasar arsitek modular dengan berbagai diameter. Saat ini
digunakan diameter piston 100, 75, 65 dan 30 mm. Setiap "power module",
sepasang silinder dengan posisi berlawanan harisontal, menggunakan dua piston.
Kedua piston bekerja melalui sepasang setang piston (con-rod) pendek dan
panjang yang dihubungkan ke poros engkol. Piston dengan posis berlawanan
menggunakan ruang bakar yang sama pada setiap silinder. Tenaga mesin bisa
ditingkatkan lagi dengan menambah set silinder.
"Tes dinamometer secara ekstensif untuk versi diesel (diameter 100 mm),
memperlihatkan emisi yang rendah. Efisiensi kerja mesin yang sangat tinggi.
Tenaga yang dihasilkan sesuai dengan perhitungan," ungkap Runkle.
Tes sebelumnya sudah memperlihatkan, efisiensi bahan bakar mesin OPOC 50 persen
lebih baik dari mesin konvensional dengan kapasitas sama. Sementara versi
bensin juga sedang dites!
Mobil Listrik
EcoMotors mengharapkan mesin ini bisa digunakan untuk keperluan komersial dan
militer (menggunakan bahan bakar diesel). Karena itu pula, sudah ada perusahaan
tertarik menggunakannya untuk truk ukuran sedang. Sedangkan mesin OPOC
berkapasitas kecil, dinilai cocok untuk mobil listrik dengan tambahan genset
(hibrida seri).
Dikatakan pula, industri ruang angkasa juga memperoleh keuntungan dari mesin
ini. Selain dari densitas tenaganya yang tinggi, bobot enteng, irit bahan
bakar, jumlah material yang digunakan jauh lebih sedikit.
Saat ini, dua mesin OPOC diesel sudah digunakan pada helikopter konsep yang
disebut "bluecopter" hibrida-elektrik oleh konsorsium helikopter Eropa, EADS
dan diperkenalkan pada Berlin Air Show, Juni lalu.
Pengembangan terhadap mesin OPOC masih terus dilakukan. A antara lain
menentukan sudut bagian atas piston, jumlah injektor yang akan dipasang pada
setiap silinder, sudut, bentuk dan tekanan semprotan dan turbocharger yang
dikontrol secara listrik.
Penulis: ZBJ
Editor: Zulkifli BJ
Label:
Otomotif
Teknologi Duralife Engine, Rahasia TVS Berani Garansi 5 Tahun
Pabrikan sepeda motor India, TVS yakin akan kualitas produknya. Bahkan garansi yang diberikan untuk konsumen adalah 5 tahun, bukan 3 tahun.
"Kita punya teknologi Duralife Engine. Teknologi ini membuat mesin lebih awet, hemat bahan bakar dan tetap bertenaga," bangga Darmadi Tjuatja, Chief Operating Officer PT TVS Motor Company Indonesia (TVS-MCI).
Pada TVS Neo dan RockZ, Duralife Engine ini terdiri dari empat teknologi, yaitu yang pertama adalah roller follower atau pada motor Jepang biasa disebut dengan roller rocker arm.
Pelatuk klep ini sudah di lengkapi dengan roller untuk mengurangi gesekan dengan noken as. Semua yang menggunakan teknologi ini pasti mengaku mesin akan hemat bahan bakar dan lebih bertenaga. Begitu juga dengan TVS.
Lanjut ke teknologi berikutnya adalah low friction piston ring. TVS bermain dengan ketebalan ring piston untuk menciptakan gesekan yang semakin kecil.
"Ketebalan ring piston kita hanya 0,8 mm dan ring oli-nya 1,5 mm. Umumnya ring piston tebalnya 1 mm dan ring oli mencapai 2 mm. Selain lebih ringan juga gesekan dapat tereduksi," jelas Ades Fajarudin, Training Cordinator, PT TVS-MCI.
Tapi, jadi muncul pertanyan, apakah ring piston setipis ini kuat menahan kompresi? "Tentu saja kuat karena materialnya sudah kami perhitungkan. Selain itu sirkulasi oli pada mesin ini juga sangat baik, kami menyebutnya low friction advance lub circuit," lanjutnya.
Lebih jauh pria ramah ini menjelaskan bahwa pada sirkuit pelumasan ini, ada satu saluran yang menyemprotkan oli ke dinding silinder bagian bawah, semprotan ini menjaga agar ruang bakar tetap dingin.
"Umumnya bagian dinding silinder hanya dipercikan oli lewat gerakan kruk as. Tapi kita ada dua, dari kruk as dan dari saluran tadi. Kita juga punya pompa oli dengan tekanan cukup besar, mencapai 5 liter / menit pada 8000 rpm," yakinnya.
Dan yang terakhir adalah lapisan teflon pada tensoiner rantai mesin. Teflon ini akan mengurangi gesekan antara tensioner dan rantai mesin itu sendiri. Hasilnya dua komponen ini bakal lebih awet dan diyakini bisa bikin hemat bahan bakar.
Sedang pada TVS Tormax 150, Duralife Engine disempurnakan dengan kehadiran radiator. Water jacket pada TVS Tormax bukan hanya terdapat di kepala silinder tapi sampai ke dinding silinder blok. Lebih adem deh! (motorplus-online.com)
Label:
Otomotif
Sabtu, 07 Januari 2012
Tuatara, Calon Mobil Tercepat di Dunia
Persaingan para produsen mobil untuk kelas supercar semakin ketat, banyak varian-varian super car baru yang bermunculan dipasaran dengan desain dan performa mesin yang luar biasa. Bugatti Veyron yang saat ini memegang rekor supercar tercepat dijagat raya dengan kecepatan berlari sampai 431,3 km/jam tampaknya harus siap tergusur.
Tuatara, supercar yang dibuat oleh pabrikan asal Amerika Shelby SuperCars (SSC) diklaim siap menggantikan posisi Bugatti Veyron sebagai mobil tercepat di jagat raya. Kabarnya Tuatara mampu melesat hingga 275 mph atau sekitar 442,5 km/jam.
Bukan hanya kecepatan yang ditawarkan oleh Tuatara, mobil ini memiliki interior mewah yang menyerupai kokpit pesawat terbang dengan sentuhan warna putih dan hitam, untuk hiburan ada layar 7,5 inci yang menjadi kontrol peralatan audio dengan 10 speakernya.
Bagian body dan sasis Tuatara menggunakan carbon fibre untuk menurunkan berat mobil. Dan pada bagian mesin sportcar ini mengusung mesin twin-turbocharged berkonfigurasi V8 berkapasitas 7.0 liter, dapat menyemburkan tenaga sampai 1.350 tenaga kuda yang disalurkan dengan transmisi manual 7 percepatan. Mobil ini mulai dijual di 2012 dengan banderol Rp 8,7 miliar.
Satu Bidan
Sumber: langitberita.com
Label:
Otomotif
Inilah 10 Motor Berteknologi Tinggi & Termahal Di Dunia
Sejarah sepeda motor dimulai pada paruh kedua abad ke-19. Sylvester Howard Roper dari Amerika merancang salah satu sepeda motor pertama di tahun 1860-an. Sepeda motor itu dipamerkan di pameran dan sirkus di Amerika timur. Juga di Eropa banyak insinyur dan penemu pada sekitar waktu yang sama. sepeda motor pada saat Perang Dunia, berfungsi sebagai sarana transportasi cepat. Sepeda motor Semakin berkembang, mesin dan frame menjadi lebih besar, lebih ramping, lebih cepat dan lebih kuat, salah satunya sepeda motor berteknologi tinggi dan mahal.
Berikut daftar 10 Sepeda motor yang termahal di dunia:
10. Confederate B120 Wraith – $92,500
The Confederate B120 Wraith, sepeda motor Naked dengan 1966.57 ccm (119,40 cubic inches) V2 type of engine. Mesin ini kemudian mendapat kekuatan untuk roda belakang dengan transmisi didorong.
Mesin ini memiliki 125.00 HP (91.2 kW, 176,28 Nm (18,0 kgf-m atau 130,0 ft.lbs dan kecepatan tertinggi belum dikonfirmasi.
9. Vyrus 987 C3 4V – $103,769
Vyrus 987 C3 4V Didukung oleh mesin 1.200 cc Ducati supercharged yang menghasilkan 211 tenaga kuda, sepeda ini beratnya hanya 350 pon. Dengan Alutex diganti dengan serat karbon.
8. MV Agusta F4CC – $120,000
MV Augusta F4CC Sepeda motor Ini di ciptakan Claudio Castiglioni. MV-Augusta F4CC dilengkapi dengan mesin 1.o78 cc dan menghasilkan 198 tenaga kuda mampu melesat hingga 315 kilometer per jam. MV-Augusta F4CC Hanya di buat 100 unitdengan dan setiap sepeda motor memiliki nomor seri di pinggirplatina di dekat pegemudi.
7. NCR MH TT (Mike Hailwood) – $130,000
Teknologi terbaru NCR Mike Hailwood TT tersedia Hanya 12 yang akan dibangun. NCR Mike Hailwood TT fitur bingkai titanium penuh beratnya hanya 5 Kg (11 lbs) dan Ohlins terbaru FGR900 garpu untuk digunakan di MotoGP. Fitur yang luar biasa lainnya termasuk yang berasal F1 billet crankshaft, titanium menghubungkan
batang, katup titanium, knalpot titanium dan pengencang. Selain itu, roda dan
bodywork semua dalam serat, karbonBerat sepeda motor £ 299 (136 Kg).
6. NCR Leggera 1200 Titanium Special – $145,000
NCR Leggera 1200 Titanium Special dari produsen NCR diposisikan sebagai hypermotard paling ringan di dunia. NCR 1200 Leggera Special ini dibuat atas dasar aparatus Ducati Hypermotard 1100, hampir semua yang bisa diganti dengan bagian yang terbuat dari titanium yang mengakibatkan berat badan berkurang secara signifikan. Jika Ducati Hypermotard 1100 berat 172 kg, berat NCR Leggera 1200 Titanium Special 115 kg. Rem depan Ceram karbon, bodi karbon penuh. Mesin silinder diganti dengan diameter yang lebih besar, mengatur ruang bakar NCR, katup titanium menyelesaikan pembangunan pendek bergaya knalpot MotoGP.
5. Icon Sheene – $172,000
Icon Sheene dibuat oleh Andrew Morris sebagai penghormatan terhadap juara Grand prix legendaris, Barry Sheene, yang meninggal pada tahun 2003. Icon Sheene menggunakan mesin turbocharged 1200cc, sepeda motor ini bisa menghasilkan tenaga 250 hp. Motor ini akan dilukis oleh pelukis helm sheene, Mike Fairholme. Masing-masing motor akan dipesan lebih dahulu, disesuekan dengan keinginan pembeli.
4. MTT Turbine Streetfighter – $175,000
MTT Turbine Streetfighter Didukung oleh mesin-Royce Allison Rolls turbin gas, Turbin SUPERBIKE telah menunjukkan lebih dari 320-HP dan torsi 425-ft/lbs pada Jet Dyne 200 pemecah rekor waktu tercepat 227-mph.
Model MTT Turbine streetfighter, memiliki semua fitur standar dari SUPERBIKE namun dengan Turbin swingarm lebih besar, Pirelli Diablo 240 ban belakang, kapasitas bahan bakar meningkat, dan sistem pendingin ditingkatkan. Turbin Streetfighter dilengkapi dengan turbin 320-HP-Royce Allison Rolls dengan pilihan untuk meng-upgrade ke turbin 420-HP dengan sekitar 500-ft/lbs torsi
3. NCR Macchia Nera Concept – $225,000
NCR Macchia Nera Concept The Ultimate Track Bike dengan konsep indah-sederhana. Didukung oleh mesin 998R Ducati yang menghasilkan 185 tenaga kuda. Mesin testastretta di lengkapi dengan paduan logam ringan, seperti titanium dan aluminium, sehinga sangat ringan. Berat sepeda motor hanya 297 pon.
2. NCR M16 – $232,500
NCR M16 adalah baju Italia kecil yang paling tajam apeks Ducati masih tajam. NCR M16 sprort frame serat karbon, dan setiap gram berlebih telah dipangkas dari sepeda. Lengan ayun, tangki bahan bakar, bodywork, roda – itu semua karbon. Tips M16 timbangan pada 145 kilo hanya (319 pon) tanpa bahan bakar. Para souped-up Ducati Desmosedici RR mesin telah dikerjakan ulang dengan aluminium dan komponen titanium dan dengan 200 tenaga kuda. Dan punya race-ready elektronik seperti kontrol traksi.
1. Ecosse Titanium Series FE Ti XX – $300,000
Motor paling mahal baru di dunia adalah Ecosse Titanium Series FE Ti XX Superbike, harga $ 300.000. Mesin 250 tenaga kuda puts out, yang merupakan angka tertinggi untuk hp Ecosse. Hanya tiga belas unit akan dibuat, Para Ecosse Titanium Series yang sangat eksklusif FE Ti XX menawarkan dengan serat karbon yang sangat memikat, pelana terbuat dari kulit berkualitas tinggi dari Berluti, pipa knalpot memiliki media keramik shot-peened finish pada kelas-9 titanium.
Label:
Otomotif
Langganan:
Postingan (Atom)













