Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 April 2012

Ranting Terbaik

Dalam sebuah kegiatan petualangan hutan, seorang instruktur Pencinta Alam memerintahkan kepada anggotanya untuk masuk ke hutan dan mencari ranting terbaik. Syaratnya ranting tidak boleh dipatahkan dari pohon tetapi harus yang sudah jatuh ke tanah. Syarat kedua, jika mereka sudah memegang satu ranting maka itu adalah pilihannya tidak boleh diganti. Syarat ketiga, setelah pluit tanda lomba berakhir ditiup maka semua harus diam dan tidak melakukan aktivitas. Pluit bisa ditiup kapan saja tergantung instruktur. Tentu saja semua ingin mendapat hadiah yang menarik tersebut.Setelah waktu di mulai masuklah seluruh anggota pencinta alam ke dalam hutan. Awalnya semua bersemangat untuk menemukan ranting yang terbaik. Akan tetapi, setiap kali mereka menemukan ranting yang terbaik, mereka tidak berani memegang karena takut ada lagi ranting lain yang lebih baik. Apalagi persaingan sangat ketat dan semua ingin menemukan ranting terbaik dibanding pesaingnya. Setiap kali mereka menemukan ranting yang lebih baik, mereka selalu melihat ranting lain yang lebih baik. Maka mereka bergerak dan bergerak mencari lagi ranting lain yang mungkin lebih baik. Di hutan itu banyak sekali ranting yang sudah berjatuhan di tanah, sehingga agak sulit menemukan ranting yang terbaik. Setelah sekian lama, setiap anggota sudah punya banyak pilihan alternatif ranting terbaik, tapi belum berani memegang karena takut ada yang lebih baik lagi. Mereka sibuk mengingat di mana saja alternatif ranting yang akan mereka pilih. Sebagai hadiah, yang mendapatkan ranting terbaik akan mendapat perjalanan petualangan ke Alpen secara gratis bersama pendaki profesional dari seluruh dunia. Tiba-tiba…prrriiiittttt. Tanda lomba sudah berakhir. Sebagaimana perjanjian, semua harus diam. Lalu instruktur melihat satu persatu anggota yang mengikuti lomba. Diperhatikannya satu persatu untuk membandingkan ranting siapa yang lebih baik dari yang lainnya.Ternyata, tidak ada satupun dari anggota yang memegang ranting. Semua terlalu sibuk mencari yang lebih baik, dan lebih baik lagi sampai akhirnya ketika waktu berakhir mereka belum memutuskan ranting yang mana.Tahukah siapa mereka? Mereka mewakili sebagian besar kita. Kadang kala karena terlalu berharap akan peluang besar kita mengabaikan banyak peluang yang ada di depan kita. Ada sarjana yang melamar kerja di mana-mana, menanti pekerjaaan yang terbaik yang sesuai dengan bidang studinya. Tapi tanpa sadar ia sudah menganggur selama puluhan tahun. Padahal banyak peluang di depan mata yang dilewatkannya. Lagipula sambil menunggu peluang terbaik, kita bisa saja mencoba peluang-peluang lain. Ada juga jomblo yang menunggu calon terbaik, tanpa sadar menjomblo sampai bertahun-tahun. Kadang ada yang menjomblo karena terlalu banyak calon sampai tidak tahu lagi mana yang terbaik, kadang karena yang muncul tidak sesuai dengan kriteria. Saya berdoa semoga segera mendapatkan yang terbaik untuk mereka. Ada juga yang menunggu peluang bisnis. Begitu lama menunggu sampai mengabaikan banyak peluang yang lewat di depan mata. Masalahnya kita tidak tahu kapan pluit masa akhir hidup kita akan ditiup. Ajal bisa menjemput kapan saja, apakah kita memilih untuk segera beraksi dan berbuat dengan apa yang ada, sambil menunggu kesempatan yang ideal, atau hanya menunggu dan menunggu peluang yang dianggap terbaik, sambil bertaruh dan berpacu waktu dengan berama lama kita masih punya jatah hidup di dunia ini.Itu semua pilihan Anda! No Excuse, karena peluang selalu ada! By : Muhammad Idi Kurnianto

Rabu, 14 Maret 2012

Mari kita pikirkan...!!!

"Bangun tidur anda minum apa? Aqua? (74% sahamnya milik Danone prsh Perancis) atau Teh Sariwangi (100% saham milik Unilever Inggris. Minum susu SGM (milik Sari Husada yg 82% sahamnya dikuasai Numico Belanda). Lalu mandi pake Lux dan Pepsodent (Unilever, Inggris). Sarapan berasnya beras impor Thailang, gulanya jg impor. Santai abis makan rokoknya Sampoerna ( 97% saham milik Philip Morris Amerika). Keluar rumah naik motor/mobil buatan Jepang, Cina, India, Eropa tinggal pilih. Sampe kantor nyalain AC buatan Jepang, Korea, Cina. Pake komputer, hp (operator Indosat, XL, Telkomsel smwnya milik asing; Qatar, Singapur, Malaysia). Yuk belanja ke Carefour, punya Perancis klo gitu ke Alfa (75% sahamnya Carefour). Bgmn dg Giant? Ini punya Dairy Farm Internasional, Malaysia pemilik yg sm dg Hero. Malam2 iseng ke Circle K dari Amerika. Ambil ATM di BCA, Danamon, BII, Bank Niaga ah semuanya udh milik asing walaupun namanya msh Indonesia. Bangun rumah pake semen Tiga Roda Indocement skrg milik Heidelberg Jerman (61,70%). Semen Gresik milik Cemex Meksiko, Semen Cibinong punyanya Holcim (Swiss). Masih banyak lagi kalo mau diterusin. Btw Blackberry anda pun buatan Cina, beda tipis sama saya punya buatan Canada.

Selasa, 28 Februari 2012

Renungan Fajar dan Seruan Adzan

Ketika Anda akan bepergian, mungkin berlibur atau urusan dinas dengan waktu keberangkatan kereta atau pesawat jam enam pagi, bisakah dengan potensi fisik Anda saat itu—yang mungkin kelelahan, kurang tidur atau apalah Anda—tiba di stasiun atau dibandara tepat pada waktunya? atau Anda tidak mampu? Apakah ada kelonggaran waktu bagi Anda untuk datang terlambat ke stasiun atau bandara? Atau kelonggaran tidak berlaku sehingga Anda mampu datang tepat waktu agar tidak tertinggal? Ketika Anda bekerja ditempat yang sangat jauh dari rumah dan pekerjaan dimulai jam tujuh pagi, apakah Anda bisa bangun pagi untuk berangkat bekerja? atau Anda akan selalu izin pada pimpinan Anda setiap hari karena kondisi Anda tidak memungkinkan untuk pergi pagi-pagi? Mengapa kita tidak bisa meminta izin pada pimpinan kita, padahal dia hanya seorang manusia biasa. Namun di sisi lain kita dengan begitu mudahnya setiap hari “meminta izin” pada Allah swt, yang menciptakan kita dan pimpinan kita untuk terlambat mendirikan shalat Shubuh? Coba renungkan ini. Jika seandainya ada seorang kaya raya berjanji akan memberi Anda uang setiap hari pukul lima pagi sebesar satu juta rupiah jika Anda datang tepat waktu ke rumahnya, apakah Anda akan mendatanginya? Apakah Anda akan beralasan bahwa Anda tidur terlambat, atau karena Anda kelelahan sehingga Anda tidak bisa datang tepat waktu? Coba bayangkan kalau Anda benar-benar datang padanya tepat waktu dan mendapatkan satu juta rupiah setiap hari, dan Anda akan melakukan ini terus menerus satu tahun penuh maka Anda akan mendapatkan 365 juta rupiah bukan? Kemudian bayangkan setelah satu tahun datang ajal menjemput Anda. Bayangkan Anda dibawa dengan keranda menuju liang lahat. Coba pikirkan bila Anda berada pada posisi ini. Silakan jawab pertanyaan ini dengan jujur : “Apakah Anda senang masuk liang lahat dengan membawa uang 365 juta dan Anda tidak melaksanakan shalat shubuh walau sekalipun? Ataukah lebih utama bila Anda masuk liang lahat dengan membawa 365 shalat shubuh, dan Anda tidak membawa uang walau serupiahpun?” Coba bayangkan, betapa manusia begitu bersemangatnya bangun untuk mengumpulkan harta tapi mereka tidak bangun untuk mengumpulkan kebaikan!. Apakah ia ragu akan datangnya kematian? Atau ragu akan datangnya hari pembalasan? Atau jangan-jangan ia malah ragu akan adanya Allah swt? Satu lagi, renungkan ini. Tiba-tiba istri atau ibu Anda membangunkan Anda pada jam empat pagi dan berteriak, “rumah tetangga kita kebakaran!!!” Jawablah dengan jujur, “apakah Anda akan segera loncat dari tempat tidur dan berpakaian seadanya, kemudian Anda sekeluarga berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri ataukah Anda akan berkata pada istri atau ibu Anda, “Biarkan saya tidur, saya lelah sekali karena saya tidur terlambat dan banyak pekerjaan menunggu saya besok. Insya Allah apinya akan mati dengan sendirinya”. Jawablah kembali dengan jujur, mana yang lebih menakutkan kebakaran dirumah tetangga atau api neraka dihari kiamat nanti? Mana yang lebih menyakitkan api dunia atau api neraka? Lalu mengapa kita selalu menganggap remeh api neraka sementara kita tahu bahwa dia benar-benar ada dan tidak akan pernah padam? Mengapa justru lebih takut pada api dunia? Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, “Api kalian yang dinyalakan anak-anak Adam merupakan sepertujuhpuluh dari panasnya neraka jahannam” (HR. Bukhori-Muslim) Orang yang menjaga shalat Shubuhnya, niscaya Allah Azza wa Jalla akan memberikan jaminan padanya terbebas dari siksa neraka jahannam. “Tidak akan masuk neraka, orang yang shalat sebelum terbit matahari (shubuh) dan sebelum terbenam matahari (ashar)” (HR. Muslim) Nah, masihkah kita berucap “mustahil bagi saya untuk bangun shalat shubuh di awal waktu dan berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)”. Sesungguhnya permasalahannya ada pada kita sendiri: kemauan dan niat. Saudaraku, hari, bulan dan tahun akan melewati kita begitu saja. Hari-hari yang mahal tersebut sudah berlalu. Kalaupun Allah memberi kita umur panjang hingga sempat bertaubat lalu bagaimana kita akan mengembalikan hari-hari yang telah berlalu tersebut? Waspadalah akan hari dimana Anda menyukai dan sangat ingin pergi ke masjid dan mengamalkan kebaikan, namun Anda tidak lagi mampu untuk pergi dan mengamalkannya. Entah karena sudah tua dan lemah, mungkin sakit parah, atau mungkin telah berpindah ke alam barzakh…!!! Sebelum semuanya terlambat…. “Sesungguhnya dua shalat ini (Subuh dan Isya) adalah shalat yang paling berat bagi orang munafik. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatanginya, SEKALIPUN DENGAN MERANGKAK!! (HR. Ahmad dan An-Nasa’i) Dikutip dari buku Misteri Shalat Subuh, DR. Raghib As-Sirjani Pastikan diri Anda menjadi bagian dari gerakan Subuh Massal & Makmurkan Masjid dengan menjaga shalat Anda senantiasa di awal waktu dan berjamaah di masjid (khususnya bagi kaum laki-laki).

Penyakit yang Menimpa Perempuan Tidak Berjilbab

Rasulullah bersabda, "Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lengkok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium semerbak harumnya (HR. Abu Daud) Rasulullah bersabda, "Tidak diterima sholat wanita dewasa kecuali yang memakai khimar (jilbab) (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, bn Majah) Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasannya perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat, atau transparan maka ia akan mengalami berbagai penyakit kanker ganas di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka, apa lagi gadis ataupun putri-putri yang mengenakan pakaian ketat-ketat. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ilmiah ini dengan mengutip beberapa fakta, diantaranya bahwasanya kanker ganas milanoma pada usia dini, dan semakin bertambah dan menyebar sampai di kaki. Dan sebab utama penyakit kanker ganas ini adalah pakaian ketat yang dikenakan oleh putri-putri di terik matahari, dalam waktu yang panjang setelah bertahun-tahun. dan kaos kaki nilon yang mereka kenakan tidak sedikitpun bermanfaat didalam menjaga kaki mereka dari kanker ganas. Dan sungguh Majalah kedokteran Inggris tersebut telah pun telah melakukan polling tentang penyakit milanoma ini, dan seolah keadaan mereka mirip dengan keadaan orang-orang pendurhaka (orang-orang kafir Arab) yang di da'wahi oleh Rasulullah. Tentang hal ini Allah berfirman: وإذ قالوا اللهم إن كان هذا هو الحق من عندك فأمطر علينا حجارة من السماء أو ائتنا بعذاب أليم (الأنفال: 32) Dan ingatlah ketika mereka katakan: Ya Allah andai hal ini (Al-Qur'an) adalah benar dari sisimu maka hujanilah kami dengan batu dari langit atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih ( Q.S. Al-Anfaal:32) Dan sungguh telah datang azab yang pedih ataupun yang lebih ringan dari hal itu, yaitu kanker ganas, dimana kanker itu adalah seganas-ganasnya kanker dari berbagai kanker. Dan penyakit ini merupakan akibat dari sengatan matahari yang mengandung ultraviolet dalam waktu yang panjang disekujur pakaian yang ketat, pakaian pantai (yang biasa dipakai orang-orang kafir ketika di pantai dan berjemur di sana) yang mereka kenakan. Dan penyakit ini terkadang mengenai seluruh tubuh dan dengan kadar yang berbeda-beda. Yang muncul pertama kali adalah seperti bulatan berwarna hitam agak lebar. Dan terkadang berupa bulatan kecil saja, kebanyakan di daerah kaki atau betis, dan terkadang di daerah sekitar mata; kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa terlihat, pertautan limpa (daerah di atas paha), dan menyerang darah, dan menetap di hati serta merusaknya. Terkadang juga menetap di sekujur tubuh, diantaranya: tulang, dan bagian dalam dada dan perut karena adanya dua ginjal, sampai menyebabkan air kencing berwarna hitam karena rusaknya ginjal akibat serangan penyakit kanker ganas ini. Dan terkadang juga menyerang janin di dalam rahim ibu yang sedang mengandung. Orang yang menderita kanker ganas ini tidak akan hidup lama, sebagaimana obat luka sebagai kesempatan untuk sembuh untuk semua jenis kanker (selain kanker ganas ini), dimana obat-obatan ini belum bisa mengobati kanker ganas ini. Dari sini, kita mengetahui hikmah yang agung anatomi tubuh manusia di dalam perspektif Islam tentang perempuan-perempuan yang melanggar batas-batas syari'at. yaitu bahwa model pakaian perempuan yang benar adalah yang menutupi seluruh tubuhnya, tidak ketat, tidak transparan, kecuali wajah dan telapak tangan. Dan sungguh semakin jelaslah bahwa pakaian yang sederhana dan sopan adalah upaya preventif yang paling bagus agar tidak terkena "adzab dunia" seperti penyakit tersebut di atas, apalagi adzab akhirat yang jauh lebih dahsyat dan pedih. Kemudian, apakah setelah adanya kesaksian dari ilmu pengetahuan kontemporer ini -padahal sudah ada penegasan hukum syari'at yang bijak sejak 14 abad silam- kita akan tetap tidak berpakaian yang baik (jilbab), bahkan malah tetap bertabarruj??? (Sumber: Al-I'jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah, Oleh :Muhammad Kamil Abd Al-Shomad)

Jumat, 16 April 2010

6 HAL YANG MENUTUP PINTU TAUFIK ALLAH

Syaqiq bin Ibrahim (w 194H), pernah mendawuhkan. Bahwa ada 6 hal yang menyebabkan pintu taufik Allah tertutup.

Pertama; Sibuk dengan nikmat, dan lupa bersyukur.

Kedua; Cinta terhadap ilmu, tetapi tidak mengamalkanya.

Ketiga; Cepat berbuat maksiat, dan lambat bertaubat.

Keempat; Bergaul dengan orang-orang Shaleh, tetapi tidak meneladani mereka.

Kelima; Dunia meninggalkanya, tetapi ia malah mengejar-ngejarnya.

Keenam; Akhirat mendatanginya, tetapi ia malah lari berpaling darinya.

RENUNGAN

AYAH BERAPA LAMA KITA DIKUBUR…??? Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet. Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya. Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemudian duduk Di atas seonggok nisan “Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915: 20- 01-1965″ “Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo’a untuk nenekmu” Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo’a untuk Neneknya… “Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah.” Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya. “Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah…” Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. “Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun … ” Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana. Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut “Muhammad Zaini: 19-02-1882: 30-01-1910″ “Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah”, jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. “Memangnya kenapa ndhuk ?” kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. “Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka” kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. “Iya kan yah?” Ayahnya tersenyum, “Lalu?” “Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur …. Ya nggak yah?” mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya. Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ….. “Iya nak, kamu pintar,” kata ayahnya pendek. Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya… 42 tahun hingga sekarang… kalau kiamat datang 100 tahun lagi…142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur …. Lalu Ia menunduk … Meneteskan air mata… Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya …lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun? InnalillaahiWAinna ilaihi rooji’un …. Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi? Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan? Ya Allah… Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik turun tak teratur…. air matanya semakin membanjiri jenggotnya. Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak … Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani. Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur…. tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan… Dan apa yang akan datang di depannya… “Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku…”
Oleh : Ukhti Maya